TATA TERTIB KONFERENSI RANTING
NAHDLATUL ULAMA DESA KALIREJO
TAHUN 2012
BAB I
KEDUDUKAN, DASAR DAN ACARA
Pasal 1
Kedudukan
Konferensi
Ranting Nahdlatul Ulama tahun 2012 berkedudukan sebagai pemegang kekuasaan
tertinggi
Pasal 2
Dasar
Konferensi
Ranting NU Desa Kalirejo Tahun 2012 dilaksanakan atas dasar:
1.
Anggaran Dasar
dan Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama
2.
Keputusan
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama
3.
Keputusan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa
Timur
4.
Keputusan
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Banyuwangi
Tahun 2006
5.
Keputusan
Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kabat 2006
6.
Rencana Kerja Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2007-2012
Pasal 3
Acara Konferensi Ranting Tahun 2012
Acara
pokok Konferensi Ranting NU Desa Kalirejo Tahun 2012 dilaksanakan atas dasar:
1.
Pertanggungjawaban
Ketua Tanfidziyah Ranting Nahdlatul Ulama Masa Khidmat 2007 – 2012.
2.
Pemilihan
Formatur dan Ketua Tanfidziyah Ranting Nahdlatul Ulama terpilih oleh Ketua MWC NU Kabat.
3.
Pengesahan Ketua
Tanfidziyah Ranting Nahdlatul Ulama terpilih oleh Ketua MWC NU Kabat
BAB II
PELAKSANAAN KONFERENSI RANTING NU
Pasal 4
Kourom
1.
Konferensi Ranting
NU Kalirejo dinyatakan sah, apabila dihadiri oleh undagan sekurang – kurangnya
2/3 dari jumlah peserta yang diundang
2.
Pemilihan
dinyatakan sah apabila diikuti oleh 2/3 dari jumlah peserta yang hadir.
Pasal 5
Peserta
1.
Peserta
Konferensi terdiri dari;
a.
Pengurus Ranting
NU Desa Kalirejo
b.
Pengurus Ranting
Muslimat Desa Kalirejo
c.
Pengurus Ranting
Fatayat Desa Kalirejo
d.
Pengurus Ranting
GP Ansor Desa Kalirejo
e.
Tokoh
Masyarakat, Ketua RT dan RW serta Perangkat Desa Kalirejo
2.
Pengesahan
Peserta
Peserta
Konferensi Ranting Tahun 2012 dinyatakan sah, apabila terdaftar sebagai peserta
dengan cara mengisi daftar hadir.
Pasal 6
Hak dan Kewajiban Peserta
1.
Peserta
memiliki;
a.
Hak bicara,
yaitu hak untuk mengungkapkan pendapat, saran dan tanggapan baik secara lisan
maupun tertulis disampaikan secara singkat, jelas dan santun
b.
Hak suara, yaitu
hak untuk memberikan suara dalam proses pemilihan Ketua Ranting NU
2.
Setiap peserta
berkewajiban;
a.
Mematuhi
ketentuan – ketentuan yang telah diatur dalam tata tertib ini.
b.
Menghadiri
konferensi ranting sebagaimana diatur dalam tata tertib ini
c.
Menjaga
kelancaran dan ketertiban Konferensi Ranting NU tahun 2012
Pasal 7
Tata Cara Pengambilan Keputusan
1.
Keputusan
Konferensi Ranting NU 2012 adalah berdasarkan musyawarah untuk mufakat
2.
Apabila tidak
tercapai kata mufakat, maka
a.
Konferensi Ranting
NU 2012 mengambil keputusan dengan cara pemungutan suara
b.
Keputusan dianggap
sah, apabila memperoleh suara lebih dari ½ (setengah) daripada peserta yang
hadir yang memberikan suara.
3.
Keputusan
Konferensi Ranting NU 2012 tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar dan
Anggaran Rumah Tangga Nahdlatul Ulama,
Keputusan PBNU, PWNU Jawa Timur maupun PCNU Banyuwangi.
BAB III
TATA CARA PEMILIHAN
Pasal 8
Tata Cara Pemilihan Ketua
Tanfidziyah Ranting NU
1.
Berdasarkan
hasil keputusan rapat Pengurus Ranting NU tentang Calon Ketua Ranting NU, maka Konferensi
Ranting NU telah memilih dan menetapkan beberapa Calon Ketua Tanfidziyah Ranting
NU Masa Khidmat 2012 – 2017.
2.
Pemilihan Ketua
Tanfidziyah Ranting NU Kalirejo Masa Khidmat 2012 – 2017, diatur sebagai
berikut:
a.
Sebelum diadakan
pemilihan calon, didahului dengan penjaringan bakal calon Pengurus Ranting.
b.
Nama – nama
Calon Ketua Tanfidziyah Ranting NU Kalirejo yang ikut dalam pemilihan
sebagaimana tersebut pada Pasal 8 huruf ayat 2 huruf a telah disetujui oleh Tim
Formatir.
c.
Terhadap nama –
nama bakal calon yang ikut dalam pemilihan wajib menandatangani surat pernyataan kesediaan menjadi Pengurus Ranting NU
Kalirejo.
d.
Pemungutan suara
dilakukan secara tertutup dengan ketentuan setiap peserta berhak atas satu
suara.
e.
Ketua
Tanfidziyah Ranting NU Kalirejo terpilih, adalah yang memperoleh suara
terbanyak.
f.
Apabila terjadi
perolehan suara terbanyal bagi dua orang calon, maka diadakan pemilihan suara ulang.
g.
Apabila hanya
terdapat satu orang Calon Ketua Tanfidziyah Ranting NU, maka langsung
ditetapkan sebagai Ketua Tanfidziyah Ranting NU.
Pasal 9
Tata Cara Pemilihan Tim Formatur
1.
Tim Formatur
dipilih secara langsung oleh, peserta Konferensi Ranting NU 2012 dalam
musyarawah.
2.
Tim Formatur
terdiri dari;
a.
Syuriah terpilih
b.
Ketua
Tanfidziyah terpilih
c.
Ketua
Tanfidziyah lama
d.
Satu orang
Pengurus GP Ansor
e.
Satu orang tokoh
masyarakat
3.
Tim Formatur
bertugas membentuk kepengurusan Ranting NU Kalirejo Masa Khidmat 2012 – 2017
dalam waktu 1 (satu) minggu sejak tanggal disahkan hasil Keputusan Konferensi.
4.
Keputusan Tim
Formatur mengajukan Surat Keputusan Penetapan Pengurus Ranting NU Kalirejo kepada
Ketua MWC NU Kabat, selanjutnya Surat Keputusan tersebut diajukan untuk
mendapatkan pengukuhan kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Banyuwangi.
BAB IV
SYARAT – SYARAT PENGURUS
Pasal 9
Syarat Menjadi Pengurus Ranting NU
1.
Calon Ketua
Tanfidziyah Ranting NU bersedia dan sanggup menjadi pengurus, dengan
menandatangani Surat Pernyataan;
Kesediaan dan Kesanggupan untuk menjadi pengurus secara sukarela tanpa
paksaan dari pihak manapun.
2.
Calon Ketua
Tanfidziyah Ranting NU pernah aktif mengikuti kegiatan organisasi NU sekurang –
kurangnya minimal 2 (dua) tahun.
3.
Calon Pengurus
Ranting NU lainnya pernah aktif mengikuti kegiatan organisasi NU, atau BANOM NU
sekurang – kurangnya minimal 2 (dua) tahun.
4.
Calon Pengurus
Ranting NU lainnya bersedia sesuai dengan kapasitas dan kompetensi yang
dimilikinya.
BAB V
LAIN-LAIN
Segala
ketentuam yang belum diatur dalam tata tertib ini, akan ditetapkan oleh
Konferensi Ranting NU Kalirejo. Demikian tata tertib ini dibuat untuk menjadi
pedoman pelaksanaan Konferensi Ranting NU Desa Kalirejo.
Ditetapkan
di : Kalirejo
Tanggal : 22 Oktober 2012
Ketua
Panitia,
__________________
Mengesahkan;
Nama Tandatangan
1.
Drs. H. Mastur,
M.Pd.I ......................................
2.
Drs. H. Fathur
Rohman As, MM ......................................
3.
_________________________ ......................................